Cara Menggunakan Spill Kit

cara menggunakan spill kit

Cara Menggunakan Spill Kit

Tumpahan bahan kimia, oli, atau cairan berbahaya di area kerja dapat menyebabkan kecelakaan serius, kerusakan peralatan, hingga pencemaran lingkungan. Untuk itu, penggunaan spill kit menjadi solusi efektif dan wajib diterapkan dalam prosedur darurat. Namun, efektivitas alat ini sangat bergantung pada pemahaman dan keterampilan penggunaannya. Artikel ini akan membahas cara menggunakan spill kit secara tepat, dilengkapi dengan contoh penerapan dan studi kasus nyata yang relevan.Cara Menggunakan Spillkit

Pahami Jenis Tumpahan Sebelum Bertindak Cara Menggunakan Spillkit

Langkah awal yang paling krusial adalah mengenali jenis cairan yang tumpah. Apakah itu oli, bahan kimia berbahaya, atau sekadar air limbah industri? Identifikasi ini akan menentukan jenis spill kit yang digunakan. Misalnya, ONEBIZ Heavy Duty Spill Kit menyediakan varian untuk chemical spill kit, oil-only spill kit, hingga universal spill kit.

Sebagai contoh, saat terjadi tumpahan larutan asam di laboratorium manufaktur, operator harus segera menggunakan chemical spill kit yang memiliki bahan penyerap khusus terhadap bahan korosif. Bila pengguna salah memilih jenis spill kit, daya serap akan berkurang atau bahkan menyebabkan reaksi kimia berbahaya.

Aktifkan Prosedur Keselamatan Cara Menggunakan Spillkit

Setelah mengetahui jenis tumpahan, pengguna harus segera mengaktifkan prosedur keselamatan darurat. Gunakan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan, goggles, dan apron tahan kimia. Langkah ini tidak boleh dilewatkan karena risiko kontaminasi dan luka serius sangat tinggi.

Sebagai perbandingan, dalam kasus di sebuah gudang logistik, tumpahan oli hidrolik menyebabkan satu staf tergelincir dan cedera. Setelah insiden tersebut, manajemen mulai menetapkan SOP penggunaan spill kit lengkap dengan APD dari ONEBIZ untuk menghindari kecelakaan serupa.

Batasi Area TumpahanCara Menggunakan Spillkit

Langkah berikutnya, blokir atau isolasi area tumpahan menggunakan spill containment socks atau spill dike yang terdapat dalam kit. Tujuannya adalah menghentikan penyebaran cairan ke area lain, terutama dekat saluran air atau zona operasional lainnya.

Misalnya, saat cairan pelarut tumpah di area loading dock, teknisi menggunakan absorbent sock dari ONEBIZ untuk membentuk lingkaran di sekeliling cairan. Dengan begitu, cairan tidak mengalir ke bawah mesin forklift dan tidak membahayakan operator.

Lakukan Proses Penyerapan

Setelah area terkendali, lanjutkan ke tahap penyerapan tumpahan menggunakan pad atau booms yang sesuai. Letakkan absorbent pad langsung di atas tumpahan, lalu tunggu beberapa saat hingga cairan terserap sepenuhnya.

Pada sebuah workshop kendaraan berat, tumpahan oli mesin diserap menggunakan oil-only pad dari ONEBIZ yang memiliki daya serap tinggi dan tidak menyerap air. Hal ini sangat berguna ketika tumpahan terjadi di luar ruangan saat hujan.

Bersihkan dan Buang Material Bekas

Setelah proses penyerapan selesai, kumpulkan semua bahan bekas pakai ke dalam kantong limbah berbahaya yang juga tersedia dalam spill kit. Pastikan kantong tersebut tertutup rapat dan diberi label sesuai jenis limbahnya. Proses ini menjadi bagian penting dari kepatuhan terhadap regulasi limbah industri.

Dalam salah satu studi di sektor industri makanan, operator menyimpan sisa absorbent bekas pembersihan minyak goreng ke dalam kantong limbah ONEBIZ, lalu menyerahkan ke pihak ketiga bersertifikasi untuk proses disposal. Dengan demikian, perusahaan dapat menghindari pelanggaran lingkungan yang berisiko sanksi.

Studi Kasus: Respons Cepat Menggunakan ONEBIZ Spill Kit di Pabrik Logistik

Pada awal 2024, sebuah gudang logistik bahan pelumas di kawasan industri MM2100 Bekasi mengalami insiden tumpahan oli hidrolik dari salah satu forklift. Cairan dengan volume sekitar 20 liter mengalir di area loading dock saat jam operasional sedang padat.

Tim tanggap darurat segera mengenali jenis cairan dan langsung menuju lokasi dengan membawa ONEBIZ Oil Spill Kit. Mereka mengenakan APD lengkap, mengisolasi area menggunakan absorbent sock, lalu menyerap cairan menggunakan pad khusus untuk oli.

Proses penanganan hanya memakan waktu 15 menit hingga area kembali kering dan aman dilalui. Semua limbah bekas pakai dimasukkan ke kantong limbah dan dicatat dalam laporan insiden.

Pihak manajemen mencatat bahwa ini adalah kejadian tercepat dalam penanganan tumpahan sejak perusahaan berdiri, berkat pelatihan rutin dan kualitas spill kit yang digunakan.

Baca Juga : Spill Kit Akreditasi

Kesimpulan

Menggunakan spill kit dengan tepat bukan sekadar menjalankan SOP, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab terhadap keselamatan kerja dan lingkungan. Dari identifikasi tumpahan, penggunaan alat pelindung, hingga dokumentasi pascakejadian, setiap langkah harus dilakukan dengan teliti dan tanggap.

Brand seperti ONEBIZ Heavy Duty Spill Kit menghadirkan solusi menyeluruh yang tidak hanya praktis, tetapi juga siap menangani berbagai jenis insiden secara cepat dan efisien. Dengan pelatihan rutin dan pemahaman yang memadai, setiap personel dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah bahaya industri yang lebih besar.

Saat ini ONEBIZ Heavy Duty Spill Kit sangat mudah ditemukan dan didapatkan di pasaran. Untuk informasi detail, penawaran harga, training (Free) silahkan mengakses website berikut ini :

Leave a Reply