Cara Menentukan Volume Spill Kit

ONEBIZ UNIVERSAL SPILL KIT Distributor Spill Kit Jual Spill Kit

Cara Menentukan Volume Spill Kit

Cara Menentukan Volume Spill Kit
Di artikel sebelumnya kita sudah mengetahui 5 langkah dalam memilih spill kit. Salah satunya adalah berapa liter volume tumpahan.

Mengapa kita harus mengetahui berapa liter volume tumpahan?

Jadi ini adalah penentu untuk mengantisipasi jika tumpahan yang terjadi itu sudah sesuai dengan spill kit yang kalian punya ya.

Jangan sampai type spill kit yang kalian punya ternyata kapasitasnya lebih kecil dari volume tumpahannya. Karena tumpahan sifatnya terjadi secara tidak terduga dan terjadi dengan begitu cepat.

Jika kita memiliki spill kit dengan kapasitas 45L, kemudian terjadi tumpahan drum yang berisi volume 200L, maka apa yang terjadi. yang terjadi adalah kita kurang maksimal dalam mengatasi tumpahan tersebut. proses pembuatan benteng untuk menutup area tumpahan agar tidak meluas menjadi tidak maksimal karena minimnya sorbent sock. sehingga tumpahan menjadi melebar kemana-mana akibatnya akan mengenai material bahan baku dan juga mesin. selain sock yang digunakan untuk membentengi area tumpahan agar tidak meluas, sorbent pad dan pillow nya pun pasti hanya sedikit menyesuaikan kapasitas spill kit tadi. sehingga proses penyerapan area tumpahan pun menjadi lama dan tidak maksimal.

Maka sebelum membeli spill kit, ada baiknya kita harus mengetahui spill kit apa dan ukuran berapa yang kita butuhkan untuk menghadapi apabila terjadi tumpahan. karena dengan memiliki spill kit yang sesuai, maka kita akan mengurangi kerugian dan hal- hal yang tidak di inginkan (kecelakaan kerja). karena spill kit memiliki ukuran dan kapasitas yang berbeda-beda alangkah baiknya jika kita tahu cara menentukan kapasitas yang akan dibeli oleh kita.

Baca juga: Mengapa kita harus memiliki Spill Kit

Cara Menentukan Volume Spill Kit

1. Menggunakan Skenario Terburuk

Untuk menghitung volumenya yaitu dengan menghitung kemungkinan terburuknya, berapa volume terbesar cairan yang kita punya. kita harus mengetahui berapa volume cairan yang ada diarea kita. Misalnya ada beberapa cairan dengan ukuran yang berbeda-beda, yaitu 1 L,10 L, 25 L, 45L sampai terbesar 200 Liter. Maka yang dihitung yang terbesar. Perkiraan tersebutlah yang dapat kita jadikan acuan sebagai penentu untuk menentukan volume spill kit yang akan dibeli. Semakin besar volume cairannya, maka semakin besar pula kapasitas spill kit yang harus kita punya.

2. Menyesuaikan Area Kerja

Antisipasi selanjutnya adalah spill kit biasanya ditempatkan didekat area potensi terjadi tumpahan, diantaranya :

1. Loading Dock Area
2. Production Line
3. Area Pengisian Bahan Bakar
4. Outdoor Storage Stank
5. Production Line
6. Dispensing
7. Forklift Area
8. Warehouse
9. Laboratorium

Jadi jika ditempat kerja kita ada beberapa area yang harus diletakkan spill kit. maka kebutuhan akan spill kit pun akan menjadi banyak. Hal ini bisa disiasati dengan cara memiliki spill kit yang banyak dengan kapasitas kecil. Selain itu kita juga harus memiliki satu atau dua set spill kit dengan kapasitas besar.

Jenis spill kit dapat dibedakan sesuai dengan jenis tindakannya. selain sebagai penanganan utama saat terjadi tumpahan, juga sebagai tindakan maintenance rutin. Penempatan spill kit juga harus mudah dijangkau. Agar pekerja cepat dalam melakukan tindakan pembersihan tumpahan cairan agar tumpahan tidak menyebar dengan luas.

Lalu bagaimana jika kemungkinan terjadinya tumpahan berada pada tempat yang luas. Maka, Kalian harus menggunakan spill kit yang menggunakan dustbin, karena memiliki kapasitas yang besar. Spill kit dustbin memiliki tempat penampungan yang lebih besar, isian yang lebih banyak dan juga memiliki roda pada bagian kiri dan juga kanan. sehingga pada saat terjadinya tumpahan dapat segera tertangani dengan cepat sebelum tumpahan menyebar lebih luas. Karena tumpahan terjadi begitu cepat dan tidak terduga, tidak ada yang dapat mengetahui kapan tumpahan dapat terjadi.

Apabila pada ruangan tersebut juga terdapat tumpahan yang berada ditempat yang lebih kecil dan tidak bisa meletakan dustbin besar. kalian juga disarankan mempunyai spill kit yang berbentuk bucket ataupun weeld cointener. Spill kit tersebut sangat cocok di tempatkan di berbagai titik pada tempat yang kurang luas. karena memiliki ukuran lebih kecil dari dustbin yang ada rodanya. Sehingga apabila terjadi tumpahan kita dapat dengan mudah dan cepat menangani tumpahan tersebut.

Nah, sudah tau kan caranya menentukan volume spill kit yang akan kita beli. Jadi kita harus memperhitungkan resiko terburuk dan juga melihat area kerja kita ya. Lalu bagaimana kalo misalnya terjadi suatu tumpahan namun spill kit yang kita punya kapasitas daya serapnya lebih kecil dibanding volume tumpahannya. Ingat, Spill Kit adalah pertolongan pertama ketika terjadi tumpahan, sama halnya APAR ketika terjadi kebakaran. Disaat kebakaran ringan kita masih bisa mengatasinya dengan menggunakan APAR. Tapi disaat kebakaran besar maka APAR tidak akan dapat mengatasi kebakaran tersebut.

Untuk mengatasi kebakaran besar maka kita harus menggunakan Alat Pemadam yang lebih besar lagi. bisa menggunakan hydrant ataupun melalui bantuan Mobil Pemadam Kebakaran. Jadi antara APAR dengan Hydrant atau Mobil Damkar itu saling bekerja sama untuk mengatasi kebakaran yang terjadi. Sama halnya apabila terjadi tumpahan dengan volume yang cukup besar. kitapun jangan memaksakan tetap menggunakan spill kit untuk mengatasinya ya. Untuk mengatasinya kita tetap membutuhkan alat bantu yang lain untuk mempercepat penyerapan tumpahan tersebut, bisa menggunakan Pompa ataupun yang lain.

Karena spill kit fungsinya untuk membendung (mencegah tumpahan meluas) dan menyerap (finishing). Jadi spill kit bekerja sama dengan mesin pompa untuk mengatasi tumpahan. Spill kit digunakan untuk membendung agar tumpahan tidak menyebar kemana-mana, kemudian dilanjut pompa bekerja untuk menyedot tumpahan, kemudian spill kit digunakan lagi untuk menyerap area tumpahan yang bisa terjangkau oleh pompa (finishing).

Demikian penjelasan mengenai cara menentukan volume spill kit. harapannya setelah kita mengetahui caranya. kita bisa memiliki spill kit sesuai kebutuhan. Dan di saat ada kejadian tumpahan, spill kit yang kita beli dapat digunakan secara maksimal dan dapat mengatasi tumpahan tersebut.

Baca Juga : Cairan Yang Bisa Diserap Oleh Spill Kit?, ONEBIZ.id, Sakha.co.id

Leave a Reply